·٠•●♥ Sahabat fillah rahikumullah....jazakumullah khoir (✿◠‿◠) ♥●•٠·

Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

~ Ketika Akhawat Jatuh Cinta ~


Akhwat Jatuh Cinta??

Tidak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...

Bukankah cinta adalah fitrah manusia???

Adakah akhwat tidak pantas jatuh cinta???

Mereka juga punya hati dan rasa...


Tapi tahukah kalian betapa berbezanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tidak ada senyum bahagia, tidak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...

Namun sebaliknya...

Ketika Akhwat Jatuh Cinta...

Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...
Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...

Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sebuah rasa yang tak semestinya…

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternoda…
Yang ada adalah kegelisahan, kerana rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…

Yang ada adalah kekhuwatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…

Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...

Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Kerana yang ada adalah penderitaan…

Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…

Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…
Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…

Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…

Kerana bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…

Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tidak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…

Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... akan kertentuan Rabb-Mu terhadapmu…

Semua Akan Indah Pada Waktunya…
# note dr fb Nurmujahiddah Solehah 16/7/10

~ Cinta yang kecundang sebelum waktunya ~

Jom tengok video ni dulu...tak rugi pn...smg dpt pengajaran dr tayangn ini..

  
Daripada Abu Hurairah r.a katanya, Nabi S.A.W. bersabda :

“Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menetapkan nasib anak Adam mengenai zina. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Zina mata ialah memandang. Zina lidah ialah berkata. Zina hati ialah... keinginan dan syahwat,sedangkan faraj (kemaluan) hanya menuruti atau tidak menuruti”


Hadis kedua...; Daripada Abu Hurairah r.a., dari Nabi S.A.W. sabdanya:

“Nasib anak Adam mengenai zina telah ditetapkan. Tidak mustahil dia pernah melakukannya. Dua mata, zinanya memandang. Dua telinga, zinanya mendengar. Lidah, zinanya berkata. Tangan, zinanya memukul. Kaki, zinanya melangkah. Hati, zinanya ingin dan rindu, sedangkan faraj (kemaluan) hanya mengikuti atau tidak mengikuti.”


Daripada dua hadis ini, jelas Rasulullah menenyenaraikan bahagian-bahagian zina.

Apabila memandang Si Dia dengan sengaja,menatapi wajahnya, dan sebagainya, zina mata berlaku. Apabila lidah digunakan untuk mengeluarkan kata-kata manis serta puitis, untuk memenangi hati Si Dia, membuatkan Si dia tertarik kepada anda, lidah berzina. Apabila mendengar serta menghayati kelunakkan suaranya, telinga berzina. Apabila berpegangan tangan, berjalan bersama ke arah menghampiri zina, tangan dan kaki berzina. Tetapi, yang paling bahaya ialah, apabila anda merindui Si Dia, memikirkan-mikirkan tentangnya, kecantikannya, ketampanannya, sifat penyanyangnya, betapa kecintaannya kepada anda, zina tetap berlaku. Biarpun tidak bersua dari segi pancaindera, hati boleh berzina. Tidak mungkin sesuatu hubungan percintaan itu tidak melibatkan penglihatan, percakapan, pendengaran dan perasaan.

Firman Allah dalam Surah An-Nur(24) ayat 30:

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”.


Firman Allah dalam Surah An-Nuur(24) ayat 26:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”

Janji Allah, dia akan mengurniakan kepada lelaki yang baik-baik dengan perempuan yang baik-baik. Begitulah sebaliknya. Allah akan berikan yang baik, dgn syarat, kita juga berusaha menjadi baik serta memilih jalan yang baik serta diredhai-Nya. Bagaimana hendak mendapatkan sebuah keluarga yang bahagia serta diredhai Allah jika pokok pangkal permulaannya sudah pincang, tidak berlandaskan Islam serta tidak diredhai Allah?


Firman Allah dalam Surah Al-‘ankabut(29), ayat 38:

“Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam.”


Firman Allah dalam Surah Al-A’raf ayat 201:

“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”


Ingatlah Allah berfirman dalam Surah Al-Baqarah(2) ayat 216:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”


Tiada cinta yg kekal di dunia ini melainkan cinta Allah…Menyintai ALLAH dan RASUL melebihi cinta terhadap makhluk adalah cinta yg hakiki dan abadi..

~Nurmujahiddah Solehah~